Kategori: Berita Seputar Indonesia

  • Banyak PHK, Ekonomi Hancur Lebur, Panglima Hukum Togar Situmorang: Antisipasi Potensi Kriminalitas Dampak Corona

    Banyak PHK, Ekonomi Hancur Lebur, Panglima Hukum Togar Situmorang: Antisipasi Potensi Kriminalitas Dampak Corona

    Foto: Pengamat Kebijakan Publik Togar dan advokat senior Situmorang, S.H., M.H., M.A.P.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Merebaknya wabah pandemic virus Corona atau Covid-19 sangat memukul berbagai sektor di Bali termasuk sektor pariwisata yang merupakan andalan utama perekonomian Pulau Dewata.

    Banyak pekerja pariwisata terpaksa dirumahkan sehingga penghasilan mereka berkurang drastis bahkan tidak sedikit pula yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

    Selain sektor pariwisata, menurut Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., sektor informal seperti pedagang kaki lima yang menggantungkan kehidupan dari berjualan sehari-hari juga sangat terpukul dengan wabah Corona.

    “Sebab mereka mereka sepi pembeli akibat orang-orang mengurangi aktivitas ke luar rumah, keramaian dibatasi untuk mencegah penyebaran virus Corona ini,”kata Togar Situmorang, Senin (30/3/2020).

    Belum lagi jika nanti diterapkan kebijakan karantina wilayah atu lockdown, kata Togar Situmorang yang juga advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum ini, tentu para pekerja informal yang mendapatkan sesuap nasi dari bekerja harian akan benar-benar kehilangan mata pencaharian.

    “Kasihan mereka akan kesulitan memenuhi kebutuhan perut atau makan sehari-hari bagi keluarganya,” ujar Advokat yang terdaftar dalam Penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini.

    Apabila kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, tidak menutup kemungkinan dan dikhawatirkan orang-orang yang terdesak kebutuhan sehari-harinya bisa saja nekat melakukan tindakan krimininal. Mulai dari penjambretan, perampokan, hingga jual beli narkoba.

    “Ketika perut orang lapar, tidak bisa bekerja dan tidak ada solusi memenuhi kebutuhan sehari-hari, kita khawatir bisa timbul semakin banyak tindakan kriminal. Tentu kondisi ini tidak kita inginkan,” ujar Togar Situmorang yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini.

    Yang lebih dikhawatirkan lagi, imbuh advokat dermawan dan bersahaja ini, orang-orang yang tidak lagi mempunyai pekerjaan ini karena desakan kebutuhan menghidupi dirinya dan keluarganya bisa saja nekat menjadi penjual atau pengedar narkoba di Pulau Dewata.

    “Jual beli atau peredaran narkoba ini jelas sangat kita takutkan dan tidak kita inginkan ada di Bali,” imbuh advokat yang terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini.

    Advokat yang dikenal selalu “Siap Melayani Bukan Dilayani” ini pun berharap pemerintah dan aparat kepolisian nantinya mampu mengantisipasi potensi-potensi tindak kriminalitas yang muncul terkait dampak ekonomi dan sosial dari pandemi virus Corona ini.

    “Mau tidak mau ini harus diantisipasi dan dipikirkan dari sekarang. Bukan tidak mungkin dampak ekonomi dan sosial dari virus Corona ini merembet ke aksi kriminal,” kata Togar Situmorang yang kini juga menjadi donatur tetap membantu anak-anak di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung dan juga mengangkat satu anak asuh dari Ashram untuk dibantu biaya kuliah di tengah derita Corona ini.

    Togar Situmorang yang kisah hidupnya diabadikan dalam video mini series biografi ini lantas berharap Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah di Bali bisa memberika dana talangan bagi semua warga Bali yang terdampak Corona.

    “Khususnya juga diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, pekerja sektor informal dan pekerja yang kena PHK maupun yang dirumahkan,” kata Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar.

    Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur, juga berharap pemerintah harus membuka akses terhadap ketersediaan sembako yang cukup. Hal terpenting pula adalah menyediakan akses kesehatan yang memadai sehingga masyarakat bisa tenang menghadapi wabah virus Corona ini.

    “Sekarang juga saatnya kita selaku masyarakat yang lebih mampu dan lebih beruntung dari saudara kita membantu mereka yang kena PHK, yang warga kurang mampu, para pekerja informal harian. Minimal kita bisa bantu sumbangkan sembako untuk kebutuhan sehari-hari mereka,” kata Togar Situmorang.

    “Kesetiakawanan sosial, solidaritas dan kebersamaan, menyama braya, gotong royong saling tolong menolong adalah kunci kita bertahan di tengah situasi yang memprihatinkan melawan pandemi virus Corona ini,” tutup Togar Situmorang,  Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm TOGAR SITUMORANG, Jl. Tukad Citarum No. 5 A Renon ( pusat ) dan cabang Denpasar, Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar, Cabang Jakarta terletak di Gedung Piccadilly Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Room 1003-1004, Jakarta Selatan. (phm)

  • Togar Situmorang Disebut “Malaikat Bawa Keajaiban”, Bantu Ashram dan Angkat Anak Asuh

    Togar Situmorang Disebut “Malaikat Bawa Keajaiban”, Bantu Ashram dan Angkat Anak Asuh

    Foto: Advokat dermawan Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., mengangkat satu anak asuh bernama Ni Ketut Suci dari Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, Minggu (22/3/2020).

    Klungkung (Panglimahukum.com)-

    Advokat tersohor Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., kembali menunjukkan kepeduliannya berbagi dengan sesama dan masyarakat yang membutuhkan di tengah suasana keprihatinan wabah pandemi Corona atau Convid-19.

    Advokat dermawan dan bersahaja ini secara spontan Minggu siang (22/3/2020) langsung mendatangi Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung bertemu dengan pengurus dan anak-anak Ashram.

    Hal ini dilakukan Togar Situmorang yang dijuluki Panglima Hukum dan dikenal juga sebagai advokat yang “Siap Melayani Bukan Dilayani” ini setelah mendengar kabar bahwa bantuan dari pihak hotel di Bali dihentikan untuk anak-anak Ashram sebagai imbas sepinya pariwisata Bali akibat Corona.

    Tanpa berpikir panjang, Togar Situmorang langsung meluncur ke Ashram didampingi advokat muda dari  Law Firm TOGAR SITUMORANG & ASSOCIATES, Muchammad Arya Wijaya, S.H.

    “Kami ingin berbagi dan peduli di tengah perjuangan kita semua melawan Corona. Dan kami lihat anak-anak di Ashram ini punya semangat tinggi mencapai cita-cita dan melanjutkan pendidikan tinggi. Jadi kami ingin tetap membantu dan memotivasi mereka,” kata Togar Situmorang.

    Advokat yang terdaftar dalam Penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini langsung menyerahkan bantuan sembako berisi 150 kilogram beras, minyak goreng, lima dus mie instan, dan telur. Ia juga menyerahkan tali kasih berupa dana Rp 1 juta kepada Ashram Gandhi Puri Sevagram.

    Termasuk tiap bulan selama ancaman wabah Covid-19 ini masih berlangsung  advokat yang pernah merasakan pahitnya berjuang untuk bisa bersekolah di masa kecilnya ini akan membantu kebutuhan sembako di Ashram berupa 150 kilogram beras, minyak goreng, lima dus mie instan, dan telur.

    Angkat Satu Anak Asuh Bantu Pendidikan

    Tak hanya menyerahkan bantuan sembako. Advokat dengan sederet prestasi dan penghargaan itu juga mengangkat salah satu warga ashram untuk menjadi anak asuhnya. Dia adalah Ni Ketut Suci.

    Perempuan asal Ababi Karangasem ini, saat ini sedang menempuh pendidikan kuliah S-1 keperawatan di Stikes Panca Atmajaya, Denpasar.

    Togar Situmorang yang juga Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini menerangkan niatnya menjadi orang tua asuh bagi Ni Ketut Suci karena semata-mata keterpanggilan hati nuraninya untuk membantu membiayai kuliah Suci menyelesaikan pendidikannya dan meraih cita-citanya menjadi tenaga kesehatan.

    “Kalian harus percaya bahwa Tuhan itu maha baik. Percayalah dengan keajaiban Tuhan. Karenanya jangan berhenti berdoa dan bersyukur karena apapun rencana kalian iringilah dengan doa yang tulus, Tuhan pasti membantu,” kata advokat yang terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 inl,

    “Kalau kita percaya itu maka cita-cita kita untuk meraih sukses akan tercapai, sebaliknya kalau tidak percaya, minder duluan atau putus asa, maka akan mengganggu niat kita meraih sukses di masa depan,” jelas Togar Situmorang yang kisah hidupnya diabadikan dalam video mini album series biografi ini.

    Kehadiran Togar Situmorang juga diterima langsung Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung  Indra Udayana yang kini telah mabhiseka sebagai sulinggih dan berganti nama menjadi Ida Rsi Putra Manuaba.

    Kedatangannya ke ashram yang dibangun tahun 1999 ini juga menjadi ajang bersilahturahmi dengan Ida Rsi Putra Manuaba dan anak-anak yang ada di ashram. “Saya kenal dan berteman lama dengan Indra Udayana (Ida Rsi Putra Manuaba, red), sudah kayak saudara,” ucap Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur ini.

    “Sebagai teman sekaligus saudara saya terpanggil untuk membantu semoga ini dapat meringankan kebutuhan pokok di ashram,” tutup Togar Situmorang,  Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm TOGAR SITUMORANG, Jl. Tukad Citarum No. 5 A Renon ( pusat ) dan cabang Denpasar, Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar, Cabang Jakarta terletak di Gedung Piccadilly Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Room 1003-1004, Jakarta Selatan.

    Ibarat Malaikat Pembawa Keajaiban

    Bantuan sembako ini bahkan sangat membantu pengelola ashram. Karena menurut Ida Rsi Putra Manuaba, sejak kasus virus Corona merebak dan pemerintah mengeluarkan kebijakan mengatasi virus corona, sejumlah donatur yang biasanya datang memberi bantuan, menjadi berkurang.

    “Atas nama ashram saya sangat berterima kasih atas kepedulian abang Togar, semoga Tuhan selalu memberkati. Semoga juga Law Firm yang akan dibuka di Jakarta dapat membantu lebih banyak masyarakat,” tandas Ida Rsi Putra Manuaba.

    Kebahagiaan juga dirasakan  Ni Ketut Suci yang diangkat menjadi anak asuh oleh advokat kondang Togar Situmorang. Ia yang segera akan menyelesaikan kuliahnya ternyata harus mengikuti proses profesi setahun lagi, dan ini memang cukup membebani karena terbentur biaya.

    Namun kegelisahannya mendadak hilang, ketika “malaikat” itu membawa keajaiban Tuhan dengan mengangkatnya menjadi anak asuh, dan membiayai kuliahnya hingga lulus.

    “Saya sangat senang sekali karena masih ada orang yang peduli, dan semoga bisa menyelesaikan pendidikan dengan hasil membanggakan. Terima kasih Pak Togar semoga Bapak selalu diberi kesehatan dan dimudahkan rejekinya,” harap Suci yang sudah 4 tahun tinggal di Ashram Gandhi Puri Sevagram.

    Saat ini ada 28 orang di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung. Mereka terdiri dari 15 orang putri dan 13 putra. (phm)

  • Panglima Hukum Togar Situmorang : Selamat AHY Ketum Demokrat, Inspirasi Anak Muda Majukan Indonesia

    Panglima Hukum Togar Situmorang : Selamat AHY Ketum Demokrat, Inspirasi Anak Muda Majukan Indonesia

    Foto: Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P.,(kanan) mengucapkan selamat kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020-2025.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Advokat senior dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., mengucapkan selamat kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020-2025.

    AHY menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui Kongres V Partai Demokrat yang diselenggarakan di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020).

    “Selamat untuk AHY memimpin Demokrat. Anak muda luar biasa dan termuda pemimpin partai. Semoga bersinar terang dan tetap fokus meraih bintang,” kata Togar Situmorang, Senin (16/3/2020).

    Advokat yang juga Kader Partai Golkar Bali ini juga mengapresiasi dan mengacungkan”dua jempol” kepada AHY yang terpilih secara aklamasi. “Terpilih secara aklamasi ini luas biasa. Artinya kepercayaan kepada AHY yang merupakan kader muda Demokrat sangat besar untuk memimpin partai yang pernah berjaya saat SBY dua periode sebagai Presiden RI,” kata Togar Situmorang.

    Advokat yang dijuluki Panglima Hukum ini menilai memang AHY lah sosok yang paling tepat memimpin Partai Demokrat. Sebab AHY merupakan sosok pemimpin muda milenial, cerdas, bersih (tidak punya catatan kelam sejarah politik masa lalu), visioner, berjiwa sosial tinggi serta rajin turun ke masyarakat, berbaur dan mendengarkan aspirasi rakyat.

    “Kita banyak berharap kepada AHY sebagai calon pemimpin masa depan. Yang paling penting AHY tidak tersandera politik masa lalu dan tidak terbelenggu kroni masa lalu,” kata Togar Situmorang yang terdaftar dalam Penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year.

    Advokat dermawan dan bersahaja ini juga berharap AHY berani mendeklarasikan diri maju sebagai Calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. “Saya yakin AHY bisa terpilih,” kata advokat yang terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini.

    Di sisi lain, Togar Situmorang juga mengapresiasi kepemimpinan SBY sebagai pendiri dan Ketua Umum Partai Demokrat sebelumnya yang berhasil mencetak kader-kader muda salah satunya AHY.

    “SBY tidak hanya beretorika menyiapkan kader muda dan menjadikan Demokrat sebagai partai modern. Pengurus jalankan mesin partai dengan bagus hingga sukses cetak kader muda seperti AHY,” kata advokat yang kisah hidupnya diabadikan dalam video mini album series biografi ini.

    “Diharapkan lebih banyak muncul SDM milenial, anak muda kreatif, inovatif, berpikir cepat, simultan,” imbuh advokat yang juga Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini.

    Menurut Ketua Hukum dari RS Dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur ini, dengan terpilihnya AHY yang betul-betul punya integritas, kecerdasan, kapabilitas, Demokrat berhasil menciptakan modernisasi untuk memilih kader dan pemimpin yang cerdas, bukan pemimpin kaleng-kaleng, kosongan otaknya.

    “Sekali lagi selamat kepada AHY. Semoga bisa menginspirasi lebih banyak anak-anak muda milenial Indonesia dan tetap fokus meraih bintang demi kemajuan Bangsa Indonesia,” tutup Togar Situmorang, Founder dan CEO Law Firm Togar Situmorang, yang beralamatkan di Jalan Tukad Citarum No. 5 A Renon (Kantor Pusat), kantor cabang pertama di Bali di Jalan Gatot Subroto Timur No. 22, Kesiman Denpasar, dan kantor cabang Jakarta di Gedung Piccadilly, beralamatkan di Jalan Kemang Selatan Raya No.99, Room 1003-1004, Jakarta Selatan. (phm)

  • Ini Cara Kekinian Panglima Hukum Togar Situmorang Ajak Perangi Narkoba, Gelar Lomba Akustik & Photografi-Videografi

    Ini Cara Kekinian Panglima Hukum Togar Situmorang Ajak Perangi Narkoba, Gelar Lomba Akustik & Photografi-Videografi

    Foto: Pengamat Kebijakan Publik yang juga advokat senior Togar Situmorang S.H.,M.H.,M.A.P.,mengajak masyarakat Bali ikut memerangi narkoba.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Sebagai Pengamat Kebijakan Publik, Togar Situmorang S.H.,M.H.,M.A.P., turut prihatin dan sangat peduli dengan banyak korban serta begitu masif peredaran narkoba di Bali khususnya.

    Atas kondisi tersebut kali ini  Law Firm Togar Situmorang dan BGS- Marrylane alam mengadakan Lomba Akustik & Ph htografi-Videografi bertemakan “Bersama Togar Situmorang Kita Lawan Peredaran Narkoba di Bali” tanggal 19 Juli 2020 di Mall terbesar di Bali dan puncak acara 18 Agustus 2020 di salah satu hotel di Denpasar.

    “Lomba kali ini untuk kembali menggali kreativitas anak muda milenial serta mengingatkan agar dapat menjauhkan serta memberikan edukasi pada elemen masyarakat.  Terutama generasi muda millenial dari narkoba dan bisa memberikan edukasi tentang pentingnya memerangi narkoba kususnya di  Pulau Bali secara bersama-sama,”kata Togar Situmorang, Sabtu (8/3/2020).

    Advokat yang terdaftar di dalam Penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year berharap lomba ini juga mendapatkan dukungan dan dapat bersinergi dengan berbagai pihak.

    Mulai dari Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota, Polda Bali, Pangdam Udayana, BNN Prov. Bali, Kejati Bali, Kejari Denpasar, Kejari Badung, PN Denpasar, Lapas Kerobokan serta seluruh masyarakat Bali.

    “Sehingga diharapkan mampu mempersatukan seluruh masyarakat dalam memerangi narkoba.  Mengingat peredaran narkoba termasuk kejahatan luar biasa atau Extra Ordinary Comryme yang harus kita berantas bersama,” kata Togar Situmorang, advokat yang terdaftar di dalm penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini.

    Advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum ini berharap institusi di wilayah hukum Bali terutama pihak Pengadilan berani memvonis dengan hukum pidana yang seberat-beratnya kepada pelaku pengedar narkoba.

    “Serta barang bukti yang disita oleh negara harus benar-benar dimusnahkan. Jangan sampai ada oknum yang berani bermain dalam hal memerangi peredaran gelap narkoba tersebut,” kata Togar Situmorang yang juga Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Jawa Timur ini.

    Advokat yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini menambahkan jenis narkoba yang beredar sudah beranekaragam jenis atau golongan serta modus operandi dalam peredaran gelap narkotika di masyarakat sudah berkembang sangat pesat.

    Demikian juga, imbuh Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini, para pengedar narkoba dalam melakukan transaksi sudah menggunakan cara teknologi canggih. Oleh sebab itu aparat penegak hukum harus waspada dan fokus serta harus lebih lihai juga menguasai teknologi.

    “Harus mau berfikir interdisipliner mempelajari hal-hal baru terkait peredaran narkoba tersebut sehingga dapat diharapkan menekan peredaran gelap narkotika dan memberikan rasa aman bagi masyarakat umum,” tutup Togar Situmorang, Founder and CEO  Law Firm Togar Situmorang  yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon Denpasar Bali (pusat) & Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar Bali (cabang), Gedung Piccdilly Jl.Kemang Selatan Raya No.99, Room 1003-1004, Jakarta Selatan (cabang ). (phm)

  • Justice For All, Law Firm TOGAR SITUMORANG Buka Kantor Jakarta: Siap Melayani Bukan Dilayani

    Justice For All, Law Firm TOGAR SITUMORANG Buka Kantor Jakarta: Siap Melayani Bukan Dilayani

    Foto: Advokat papan atas Togar Situmorang, S.H., M..H, M.AP., siap membuka Law Firm TOGAR SITUMORANG di Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Nomor 99 Jakarta.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Salah satu advokat top dan papan atas di Bali Togar Situmorang, S.H., M..H, M.AP., selama ini menunjukkan kualitas dan komitmen “Melayani Bukan Dilayani” bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum di Pulau Dewata.

    Tak pelak kiprah advokat founder (pendiri) Law Firm TOGAR SITUMORANG begitu bersinar di Bali, meraih berbagai penghargaan nasional, seiring pula dengan komitmen dan konsistensinya menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap sesama seperti anak yatim piatu.

    Mampu “Meraih Bintang” di Pulau Dewata, advokat yang dijuluki Panglima Hukum ini siap membuka cabang kantor Law Firm TOGAR SITUMORANG di Jakarta, tepatnya di Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Nomor 99 Jakarta.

    “Ini merupakan kasih karunia di tahun 2020 dari Pembawa Terang Yesus,” kata Togar Situmorang, di Denpasar, Sabtu (28/2/2020) saat ditanya soal rencana besar membuka kantor hukum di Jakarta.

    Ini merupakan kantor ketiga pria berdarah Batak kelahiran Jakarta namun cinta Bali dan Indonesia itu. Sebelumnya Law Firm TOGAR SITUMORANG hadir di Jalan Tukad Citarum No. 5 A Renon sebagai Kantor Pusat kemudian buka Cabang Denpasar di  Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar. 

    “Law Firm TOGAR SITUMORANG Jakarta Branch akan segera diresmikan dalam waktu dekat. Mohon doanya,” kata advokat peraih penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini.

    Advokat dermawan yang memiliki motto “Tetap Menjadi Bintang di Langit” itu pun siap “bersinar dan menaklukkan” Ibukota Jakarta yang kerap disebut-sebut “lebih kejam daripada ibu tiri” karena begitu kompetitifnya.

    Namun Law Firm TOGAR SITUMORANG  merambah ke Jakarta bukan karena ambisi, tetapi advokat yang juga pengamat kebijakan publik itu mengepakkan sayap ke ibukota karena tingginya permintaan masyarakat yang membutuhkan jasanya.

    Ia pun ingin membantu masyarakat mengakses keadilan di hadapan hukum dan menegakkan hukum dan keadilan sesuai semboyan Fiat Justitia Ruat Caelum (tegakan keadilan meski langit akan runtuh).

    Ia berharap semoga kedepan nantinya Law Firm TOGAR SITUMORANG ini tidak hanya fokus dengan persoalan hukum terkait hukum pidana saja tetapi akan mengakomodir seluruh persoalan hukum yang dialami oleh masyarakat dan terutama perusahaan-perusahan yang ada di Jakarta. 

    Untuk di Jakarta, kata advokat yang terdaftar dalam penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 ini, tantangan hukum lebih khusus seperti mengurusi kasus korupsi, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), kasus perniagaan, konflik ketenagakerjaan juga kepailitan serta Kasus Perbankan.

    Termasuk pula terkait Investasi dalam hal Penanaman Modal Asing (PMA) juga pertambangan dan kasus pidana juga kasus perdata terutama dari kalangan ekspatriat (warga negara asing).

    “Artis-artis di Jakarta juga akan ditangani tim advokat handal Law Firm TOGAR SITUMORANG sesuai bidang mereka masing-masing dibawah penanganan serta pengawasan dari saya langsung sebagai Managing Partner,” ucap Togar Situmorang yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Negara Provinsi Bali ini.

    Togar Situmorang yang juga Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini juga berharap dapat diterima oleh masyarakat Ibukota Jakarta dan sangat berharap kedatangan pencari keadilan hukum di Law Firm TOGAR SITUMORANG yang beralamat di Jalan Kemang Selatan No.99 Jakarta, Gedung Piccadilly. 

    Selain itu, dipilihnya Kota Jakarta, menurut Togar Situmorang yang juga Ketua Hukum dari RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang- Jawa Timur ini karena Jakarta adalah tempat kelahiran dirinya dan juga pernah mengenyam pendidikan formal. Di Jakarta banyak teman maupun relasi yang sudah dikenal.

    Karenanya Togar Situmorang ingin berbakti dan mengucapkan terima kasih kepada Kota Jakarta sebagai Kota asal kelahiranya dan akan sangat memudahkan untuk bersosialisasi ikut meramaikan dinamika hukum di Ibukota Jakarta. 

     Law Firm TOGAR SITUMORANG akan memberikan warna hukum positif serta bertanggung jawab dan akan bersenergi dengan institusi hukum di Ibu Kota Jakarta.

    Yang penting pula akan profesional dalam menjalankan profesi advokat sebagai Profesi Mulia atau Officium Nobile untuk dapat kepercayaan para klien baik masyarakat lokal ataupun warga negara asing yang menggunakan jasa hukum dari Law Firm TOGAR SITUMORANG di Gedung Piccadilly, Jl. Kemang Selatan No. 99 Jakarta.

    “Semoga angka 99 akan membawa berkat atau hoki,” tutup Panglima Hukum Togar Situmorang yang lebih memilih berbagi dengan anak yatim piatu dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2020 daripada pamer berlian, mobil dan mewah maupun cewek seksi. (dan)

  • Panglima Hukum Togar Situmorang dan Praktisi  Hukum Kristiani Kota Denpasar Rayakan Nataru Bersama, Dihadiri Banyak Pejabat Penting

    Panglima Hukum Togar Situmorang dan Praktisi Hukum Kristiani Kota Denpasar Rayakan Nataru Bersama, Dihadiri Banyak Pejabat Penting

    Foto: Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Praktisi  Hukum Kristiani Kota Denpasar” di Riverside Convention Center Denpasar, Sabtu (18/1/2020) berlangsung penuh kasih dan kebersamaan serta kekeluargaan.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Panitia Natal Bersama Kerukunan Umat Kristiani Praktisi Hukum Denpasar menggelar “Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Praktisi  Hukum Kristiani Kota Denpasar” di Riverside Convention Center Denpasar, Sabtu (18/1/2020). Acara ini mengangkat tema nasional ”Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang.”

    “Kami merayakan natal bersama sekaligus merayakan tahun baru (nataru) bersama dalam spirit masih dan hidup sebagai sahabat bagi semua orang sesuai tema nasional acara ini,” kata Bendahara Panitia Christian Law Fellowship (CLF) Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., bersama Ketua Panitia Nyoman Narayana ditemui di sela-sela acara.

    Para praktisi  hukum Kristiani atau Law Fellowship (CLF) Kota Denpasar ini terdiri atas para advokat, notaris, hakim, jaksa, dan polisi. Mereka penuh suka cita merayakan natal dan tahun baru bersama ini dalam suasana penuh kasih, kebersamaan dan kekeluargaan.

    Mereka berbaur tanpa mengenal suku, ras, agama, maupun jabatan. Ada harapan yang sama yang di tahun 2020 ini yakni agar menjadi tahun yang lebih baik baik penegakan hukum di negeri ini agar menunjukkan keadilan, kepastian hukum dan juga kebermanfaatan.

    “Kami bertatap muka, saling membuka diri bahwa para praktisi hukum Kota Denpasar di CLF siap bekerja sama dengan semua pihak, bahu membahu bersama penegak hukum,” kata Togar Situmorang, advokat yang terdaftar di dalam penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini.

    Kasihi Sesama, Jadi Sahabat Bagi Warga Kurang Mampu

    Togar Situmorang yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali dan Dewan Pelindung Perkumpulan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Kota Denpasar ini menambahkan tema nasional ”Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” dalam acara ini punya makna tersendiri.

    Tema ini mengirimkan pesan kuat bahwa hidup tidak bisa sendiri, hidup harus punya banyak sahabat dan menjadi sahabat bagi orang. Khususnya juga menjadi sahabat bagai mereka yang kurang mampu dan kurang beruntung

    “Kita harus membantu orang yang belum berhasil, orang tidak mampu. Kita harus menjadi sahabat mereka,” kata Togar Situmorang, advokat yang lebih memilih berbagi dengan anak yatim piatu dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2020 daripada pamer berlian, mobil dan mewah maupun cewek seksi.

    Advokat yang dijuluki Panglima Hukum dan terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan terdaftar di dalam penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini menambahkan manusia harus menunjukkan rasa cinta kasih dalam bentuk atau karakteristik.

    Pertama, kita mengasihi Tuhan kita seperti kita mengasihi diri kita sendiri. Namun hal itu, kata Togar Situmorang yang juga Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini, cinta hanya kepada Tuhan tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan mengasihi sesama.

    “Ini sifat kedua yang harus kita lakukan dalam bersosialisasi di masyarakat, dalam menyama braya, saling asah, asih dan asuh,” tegas Togar Situmorang yang juga Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Jawa Timur ini.

    Acara ini juga  mengundang Kapolda Bali, Gubernur Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali Bali, Walikota Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar, Kapolresta Denpasar, Kapolres Badung. Lalu Ketua PN Denpasar, Kajati Bali, Kajari Denpasar, Kajari Badung, dan Ketua PN Denpasar.

    “Kami sebagai pratiksi-praktisi hukum akan selalu mencari kebenaran dan melakukan yang terbaik untuk semua masyarakat,” tutup Togar Situmorang yang juga Founder dan CEO  Law Firm Togar Situmorang  yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon Denpasar Bali (pusat) & Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar Bali (cabang) ini. (phm)

  • Gunakan YouTube Lestarikan Budaya Indonesia, Ini Alasan Panglima Hukum Togar Situmorang Idolakan Mikha Tambayong

    Gunakan YouTube Lestarikan Budaya Indonesia, Ini Alasan Panglima Hukum Togar Situmorang Idolakan Mikha Tambayong

    Foto: Aktris, model dan penyanyi Indonesia Mikha Tambayong.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Generasi milenial multi talenta, aktris, model dan penyanyi Indonesia Mikha Tambayong namanya kian bersinar layaknya bintang di langit. Berbagai prestasi ditorehkan dara kelahiran DKI Jakarta, 15 September 1994 ini.

    Pemilik nama lengkap Maudy Mikha Maria Tambayong tidak hanya menjadi idola para remaja namun juga menginspirasi generasi muda dan juga lintas generasi dengan karya-karya dan kecintaannya pada budaya Indonesia.

    Tak heran advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P.,juga kepincut mengidolakan artis muda ini. Bagi Togar Situmorang, Mikha Tambayong adalah contoh atau tole model anak muda yang sadar melestarikan budaya Indonesia.

    “Dia (Mikha Tambayong) menggunakan Youtube untuk mengajarkan sekaligus melestarikan kebudayaan Indonesia contohnya tari daerah. Ini patut dicontoh dan dia bisa jadi role model untuk anak muda Indonesia agar cinta dan melestarikan budaya Indonesia,” kata Togar Situmorang, Senin (13/1/2019).

    “Dia adalah artis muda berparas cantik dan juga wajah wanita Indonesia orisional dan mempunyai rambut yang sangat menawan juga badan tinggi buat jadi super duper baper,” imbuh advokat yang terdaftar di dalam penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini.

    Advokat bersahaja dan murah senyum yang juga Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini mengatakan bahwa dirinya sangat salut dan sangat mengapresiasikan segala upaya yang dilakukan artis cantik ini.

    Mikha Tambayong sangat bersemangat melestarikan budaya dan ditujukan ke anak muda, khususnya tarian daerah Indonesia. Ini salah satu cara yang bisa dicontoh dan dilakukan di tengah jarangnya kaum muda millenial yang ingin mengekspose dan memperhatikan seni tarian tradisional, mengembalikan dan meningkatkan kesadaran.

    “Dia gunakan media sosial, YouTube untuk menyebarkan spirit cinta budaya lokal, melestarikan keberagaman budaya Indonesia yang adiluhung dan unik. Konten-kontennya sangat bagus, tidak kaleng-kaleng dan tidak ecek-ecek seperti beberapa artis yang hanya ingin cari popularitas,” papar advokat berdarah Batak kelahiran Jakarta dan yang sangat cinta Bali ini.

    “Saya berharap Mikha Tambayong tetap menjadi bintang di langit, menginspirasi dengan prestasi dan kecintaan pada budaya Indonesia,” imbuh advokat merakyat yang lebih memilih berbagi dengan anak-anak yatim dan warga kurang mampu ketimbang pamer berlian, mobil mewah maupun cewek seksi.

    Togar Situmorang yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini juga menegaskan bahwa media sosial adalah cara yang paling gampang untuk menyebarkan konten positif untuk mengajak anak muda peduli dan mempublikasikan kebudayaan indonesia yang istimewa.

    Advokat yang terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan terdaftar di dalam penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini menambahkan bahwa budaya indonesia tidak akan pernah ada habisnya.

    “Keragamannya mulai dari agama, suku, etnis, tarian dan masih banyak lagi dan dari wilayah ke wilayah lainnya sudah berbeda adat istiadatnya,” imbuh Togar Situmorang yang juga Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Jawa Timur ini.

    “Hal ini juga yang sering menarik perhatian dunia. Wisatawan asing yang berkunjung ke indonesia pasti akan terkesan dengan keragaman budaya di indonesia ini,” jelas Togar Situmorang,” tutup Panglima Hukum Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP. Founder and CEO Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon Denpasar Bali (pusat)  & Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar Bali.(cabang) ini. (phm)

  • Togar Situmorang: Golkar Tidak Butuh “Penumpang Gelap” di Pilwali Denpasar, Lebih Baik Usung Wandhira

    Togar Situmorang: Golkar Tidak Butuh “Penumpang Gelap” di Pilwali Denpasar, Lebih Baik Usung Wandhira

    Foto: Kader Partai Golkar Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., yang juga advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Menghadapi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak September 2020, Partai Golkar Bali mulai melakukan penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah yang bakal diusung.

    Golkar Bali pun bertekad mengusung kader dan tokoh terbaik di enam kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada yakni, Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli dan Karangasem.

    Kader Partai Golkar Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., yang juga pengamat kebijakan publik menilai Pilkada 2020 ini bisa menjadi momentum kebangkitan “Partai Beringin” di  Pulau Dewata.

    Namun Togar Situmorang yang juga advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum ini mengingatkan agar jangan sampai ada “penumpang gelap” dalam proses penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah di Partai Golkar.

    Melainkan Golkar diharapkan mampu memunculkan kader-kader terbaiknya untuk menjadi calon pemimpin di masing-masing daerah.

    “Golkar tidak butuh ‘penumpang gelap’ apalagi bakal calon yang ‘kaleng-kaleng’ alias abal-abal. Golkar harusnya tampilkan kader-kader terbaik,” tegas Togar Situmorang, Selasa (7/1/2020).

    Advokat yang terdaftar di dalam penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini menilai Golkar Bali saat ini di bawah kepemimpinan Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer juga semakin solid dan kompak.

    Dalam menghadapi Pilkada 2020 manajemen partai yang saat ini berusia 55 tahun ini juga makin kuat. Sebagai partai paling tua, paling senior banyak orang hebat dan berani bertarung di Golkar. Dalam keadaan terpuruk pun Golkar bisa tetap eksis.

    “Jadi tidak ada alasan Golkar tidak punya calon untuk Pilkada Serentak di Bali khususnya di Denpasar. Kalau Golkar masih gunakan penumpang gelap maka gagal memperjuangkan kaderisasi,” kata Togar Situmorang yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini.

    “Untuk apa ada kendaraan mewah untuk Pilkada tapi tidak punya supir bagus apalagi isinya penumpang gelap. Mending pakai Togar Situmorang saja,” kata Togar Situmorang setengah berkelakar.

    Advokat yang terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank dan terdaftar di dalam penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini juga mengharapkan daripada di Pilwali (Pemilihan Walikota) Denpasar ada penumpang gelap di Golkar dan muncul bakal calon “kaleng-kaleng” maka Golkar lebih baik mendukung yang sudah pasti yakni bergabung dengan PDI Perjuangan.

    “Jadi Golkar dan PDI Perjuangan bisa sinergi membangun Denpasar dan juga satu jalur dengan koalisi di pusat dalam pemerintahan Presiden Jokowi,” imbuh Togar Situmorang yang juga Ketua Hukum dari RS dr. Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Jawa Timur ini.

    Menurutnya dalam Pilkada Denpasar kali ini harga diri “Partai Beringin” dipertaruhkan jika sampai mengusung “penumpang gelap” sebagai bakal calon kepala daerah.  “Kasihan kalau beringin jadi mati gara-gara penumpang gelap. Jangan sampai beringin jadi roboh gara-gara benalu,” kata Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini.

    Togar Situmorang pun menceritakan sebelumnya ada tokoh (non kader Golkar) yang mengaku mau maju Pilwali Denpasa lewat Golkar serta sudah menunjuk dirinya selaku Ketua Tim Pemenangan.

    Sementara untuk masuk sebagai bakal calon kepala daerah di Partai Golkar, dari awal oleh partai ini sudah diminta komitmen penuh, harus totalitas, all out serta tidak bisa setengah-setengah. Harus siap dari sisi tiga O yakni otot, otak dan ongkos.

    “Orang itu saya minta komitmennya untuk tiga O khususnya ongkos ternyata tidak ada. Keesokan harinya malah saya diberhentikan sebagai Ketua Tim Pemenangan. Ini adalah bukti orang hanya ingin cari popularitas sesaat, memanfaatkan saya mencari jalan ke Golkar,” beber Togar Situmorang.

    Karenanya Togar Situmorang mengingatkan Golkar jangan mau menerima calon yang hanya mau coba-coba atau aji mumpung. Harus menerima calon yang benar-benar siap secara otot, otak dan ongkos.

    Namun ongkos disini bukan berarti mahar politik atau untuk money politic. Sebab Plt Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer sendiri sudah menegaskan bahwa tidak ada mahar politik di Golkar.

    “Masak mau nyalon tidak ada modal untuk cost politic. Di awal kan butuh survei untuk melihat sejauh mana popularitas, elektabilitas dan akseptabilitas si bakal calon. Masak keluar uang untuk survei saja tidak mau,” ungkap Togar Situmorang.

    Jadi daripada Golkar ditunggangi penumpang gelap, Togar Situmorang mendukung jika kader-kader terbaik partai ini yang maju di Pilwali Denpasar 2020. Salah satunya yang dianggap mumpuni dan layak sebagai Bakal Calon Walikota Denpasar adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kota Denpasar Wayan Mariyana Wandhira yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.

    “Kami sangat dukung kalau Pak Wandhira. Masak yang lain yang kaleng-kaleng dan omdo (omong doang) diberikan kesempatan,” tutup Panglima Hukum Togar Situmorang yang merupakan Owner Law Firm Togar Situmorang dan Associates yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon Denpasar Bali (pusat) & Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar Bali (cabang). (phm)

  • Soal Wisata Halal, Togar Situmorang: Jangan Ubah Branding Pariwisata Bali dan Danau Toba

    Soal Wisata Halal, Togar Situmorang: Jangan Ubah Branding Pariwisata Bali dan Danau Toba

    Foto: Pengamat kebijakan publik Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P.,yang juga advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Pengamat kebijakan publik Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., berpendapat toleransi umat beragama sudah menjadi daya dukung tersendiri bagi wisawatawan mancanegara.

    Pulau Bali dan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia pada dasarnya mengusung pariwisata budaya lokal dengan daya tarik seperti adat istiadat dan beragam kesenian tradisi lainnya.

    “Masyarakat Bali dan Toba merupakan mayoritas beragama non muslim, namun tetap sepenuhnya mengakomodir agama lain termasuk Islam. Sehingga branding pariwisata budaya Bali dan Toba tidak perlu diubah menjadi wisata halal bersyariah,” ujar Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., Selasa (12/11/2019).

    Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., yang iuga Ketua POSSI Denpasar Provinsi Bali dan Dewan Penasehat Forum Bela Negara Provinsi Bali, sependapat dengan Gubernur Bali I Wayan Koster mengenai wisata halal bersyariah ini.

    Dimana sebelumnya Gubernur Koster menegaskan “jangan ganggu konsep wisata Bali karena pariwisata Bali mengandalkan kekayaan adat dan budaya termasuk keramahan kepada semua turis di dalamnya.”

    “Para wisatawan datang ke Bali baik dari dalam maupun luar negeri, disambut dengan baik tanpa melihat, apa daerah asal dan lain sebagainya,” kata Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., yang terdaftar di dalam penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year.

    Sebagai contoh, Raja Salman berlibur ke Bali dan memperpanjang beberapa hari liburannya, tidak ada satu pun keluhan bahwa Bali tidak ramah bagi muslim.

    Karena Raja Salman datang ke Bali bukan mencari pariwisata halal, melainkan mencari Bali sebagai destinasi wisata.

    Namun setelah di Bali, Raja Salman membutuhkan hal-hal yang tidak bertentangan dengan keyakinan beliau. Seperti makanan yang halal, tempat ibadah, dan produk-produk halal lainnya semua di dapat di Bali.

    “Karena sejatinya Bali mengembangkan pariwisata berbasis budaya, keramahannya untuk semua umat manusia, bahkan semua makhluk, sesuai ajaran Tri Hita Karana yang memuliakan sesama manusia, alam dan Tuhan,”ujar Panglima Hukum Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP.

    Bahkan dalam konteks pengembangan pariwisata, Bali mengeluarkan Perda Nomor 2 Tahun 2012 yang isinya merupakan sari-sari kearifan lokal Bali yang telah dibangun ratusan tahun dan tidak pernah ada wacana pariwisata Bali bersifat diskriminatif pada golongan wisatawan tertentu.

    Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., yang juga
    Ketua Komite Hukum RSU dr.Moedjito Dwidjosiswojo Jombang Jawa Timur, juga menyampaikan hanya regulasi wisata harus dilakukan dengan konsisiten.

    Misalkan jam tutup bar harus tepat tidak ada yang sampai pagi dan pengawasan terkait minuman alkohol dan peredaran narkoba harus juga konsisten dibasmi. Sehingga tidak ada tampak bule mabuk berkelahi dan merasa istimewa perlakuannya.

    Seperti kata Kapolda Bali IRJEN Petrus Reinhard Golose yang memastikan tidak akan tebang pilih menindak para bule-bule pembuat onar di Pulau Dewata.

    Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP. yang terdaftar di dalam penghargaan Best Winners – Indonesia Business Development Award, juga menghimbau kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di bawah Wishnutama untuk mendengar dan menyerap lebih banyak lagi tentang nilai-nilai budaya Bali.

    Menyandingkannya dengan prinsip-prinsip bernegara yang berdasarkan Pancasila, dan menjaga budaya nusantara yang bhineka ini secara baik.

    “Sebaiknya Menteri Pariwisata fokus pada pengembangan kepariwisataan untuk Bali yang menyumbang devisa sangat besar kepada Negara,” tegas advokat yang juga Managing Partner Law Office Togar Situmorang & Associates yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon Denpasar Bali & Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Kesiman Denpasar Bali.

    Mengenai Danau Toba dan terdaftar di dalam penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019, juga menjelaskan filsafat Batak “Dalihan Natolu” yaitu sebagai landasan bersosial dan bermasyarakat.

    “Somba marhula-hula, manat mardongan tubu dan elek marboru. Tempat status sosial, lakukan yang menjadi hak dan kewajibanmu,” tandas
    Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. yang terdaftar di dalam penghargaan 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank. (phm)

  • Panglima Hukum Togar Situmorang: Ayo Meraih Bintang dengan Jadi Generasi Bijak Plastik

    Panglima Hukum Togar Situmorang: Ayo Meraih Bintang dengan Jadi Generasi Bijak Plastik

    Foto: Pengamat kebijakan publik Dr.(c) Togar Situmorang,S.H., M.H., M.A.P.,yang juga advokat senior dengan julukan Panglima Hukum.

    Denpasar (Panglimahukum.com)-

    Pengamat kebijakan publik Dr.(c) Togar Situmorang,S.H., M.H., M.A.P., mengajak kesadaran dan gerakan mengurangi sampah plastik harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari diri sendiri.

    “Simple, tapi nyata. Ayo! mulai peduli lingkungan, kurangi penggunaan plastik dari diri sendiri. Mari meraih bintang dengan jadi generasi bijak plastik,” kata Togar Situmorang, Minggu (4/8/2019) usai membahas masalah sampah plastik yang cukup menyita perhatian belakangan ini.

    Kenapa kita harus mengurangi sampah plastik? Kenapa kita harus peduli dengan lingkungan?

    “Karena lingkungan hidup adalah hal yang sangat erat bagi kelangsungan kehidupan manusia,” ungkap advokat senior yang terdaftar di dalam penghargaan “Best Winners-Indonesia Business Development Award” ini.

    Di sisi lain, Togar Situmorang juga menyarankan agar parlemen mengoptimalkan fungsi pengawasan DPR untuk menegakkan Undang-Undang Lingkungan Hidup Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Yaitu mengusahakan pengelolaan limbah pabrik seoptimal dan semaksimal mungkin.

    “Namun yang tidak kalah penting juga yaitu tentang Perizinan Tata Ruang di daerah perkotaan,” kata avokat senior yang dijuluki Panglima Hukum ini.

    Ia mencontohkan Kota Denpasar. Banyak daerah resapan atau daerah hijau yang beralih fungsi. “Untuk itu Perizinan Tata Ruang harus diperketat dan pelaksanaan di lapangan harus diawasi secara ketat,” tambah Ketua Umum POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar ini.

    Dewan Penasehat Forum Bela Negara Provinsi Bali ini juga menyarankan adanya pengalokasian dana untuk mendukung UKM yang berbahan dasar daur ulang dan juga bank sampah.

    “Karena selain mengurangi sampah, usaha tersebut juga memperluas penyerapan lapangan pekerjaan,” kata Managing Partner Law Office Togar Situmorang & Associates yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon Denpasar Bali & juga merupakan rekanan OTO 27 yaitu bisnis usaha yang bergerak di bidang, Insurance AIA, Property penjualan Villa, Showroom Mobil, Showroom Motor, yang beralamat di Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Denpasar ini.

    Yang terakhir, pesan advokat  yang terdaftar di dalam penghargaan “Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019” yang  merupakan kunci utama yaitu keterlibatan seluruh masyarakat.

    Salah satunya, imbuh advokat yang punya tagline “Siap Melayani Bukan Dilayani” itu yaitu bisa melalui penyuluhan. Sebab keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung kebijakan pemerintah.

    “Ini harus menjadi perhatian khusus agar pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi menjadi agen perubahan.Tidak cepat puas dengan hasil yang sekarang. Namun terus menerus memperbaiki diri untuk ke arah yang lebih baik,” tegas Togar Situmorang yang terdaftar di dalam “100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank”. (phm)