Kategori: Berita Seputar Indonesia

  • Togar Situmorang, Komisaris PT. BGS Sangat Yakin Bangkitnya Sektor Pariwisata

    Togar Situmorang, Komisaris PT. BGS Sangat Yakin Bangkitnya Sektor Pariwisata

    Denpasar [PH] ~ Komisaris PT. Bali Global Service (BGS), Dr. Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA memastikan bahwa sektor pariwisata memiliki harapan di masa depan dari bangkitnya sektor terbesar di dunia usaha itu walau Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih belum dinyatakan lenyap dari muka bumi ini.

    Hal itu dikemukakan Togar Situmorang yang juga seorang advokat kondang Indonesia dan pengamat kebijakan publik kepada para wartawan, dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Se-Dunia pada tanggal 27 September 2021. Dimana Hari Pariwasata Sedunia atau World Tourism Day mengangkat tema “Tourism for Inclusive Growth” atau “Pariwisata untuk Pertumbuhan Inklusif”.

    “Tourism for Inclusive Growth untuk perayaan Hari Turisme Sedunia 2021 dilatarbelakangi karena semua sisi kehidupan dari mulai sosial hingga ekonomi terdampak akibat pandemi Corona COVID-19. Saya yakin dan memastikan bahwa sektor pariwisata memiliki harapan di masa depan. Hal ini termasuk komunitas, minoritas, dan generasi muda. Tujuan dari Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) adalah bebas dari kemiskinan dan kesetaraan gender,” ujar Togar Situmorang.

    Togar Situmorang yang dihubungi wartawan melalui ruang kantornya, yang mana alamat PT. Bali Global Service pusatnya di Permata Cargo, Jl. Teuku Umar Barat No.10 Denpasar Barat, Bali dan kantor cabangnya Jakarta di Jl. Kemang Selatan Raya No.99 gedung Piccadilly, Jakarta Selatan serta di Provinsi Jawa Barat beralamat di Jl. Raya Pangalengan No.355 Kp. Bojong Raya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung dan di Jl. Terusan Jakarta No.181, Ruko Harmoni Kav.18 Antapani, Kota Bandung.

    Perlu diketahui PT. Bali Global Service adalah perusahaan yang bergerang di bidang Event Organizer, Travel, Penyediaan Rental Mobil, Pembuatan Visa, KITAS, KITAP dan perjalanan pariwisata bagi para pelancong yang membutuhkan. Turisme atau pariwisata memberikan pengalaman yang unik bagi setiap orang. Para turis atau pelancong akan menuju ke tempat yang jauh dari tempat tinggalnya. Mereka akan mengenal bahasa, masakan, dan budaya baru di tempat yang dikunjungi.

    Dilansir dari laman Days of The Year, kegiatan melancong atau berpesiar ke tempat lain sudah dikenal dari zaman Kekaisaran Cina Kuno Sebelum Masehi. Ada pula yang berpendapat aktivitas wisata dilakukan pada masa Raja Shugi dari Ur, kerajaan kuno di kawasan Timur Tengah yang juga eksis pada periode Sebelum Masehi. Kala itu, mulai dilakukan perbaikan jalan dan pembangunan shelter untuk tempat singgah para wisatawan.

    Di zaman yang lebih modern, tepatnya pada Abad Pertengahan (abad 5 sampai 15 Masehi), kegiatan wisata dianggap menjadi lebih penting. Salah satu faktor utamanya adalah agama. Umat Buddha, Islam, dan Kristen, misalnya, sudah menjalankan tradisi ziarah dengan melakukan perjalanan jarak jauh.

    “Dengan menelusuri sejarah tersebut, UNWTO mulai mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan dapat diakses secara universal. Pariwisata dapat menguntungkan wisatawan dan lokasi yang dikunjungi. Tidak hanya itu, pariwisata juga merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Hingga akhirnya, Hari Turisme Sedunia diresmikan oleh Majelis Umum UNWTO pada September 1979 di Spanyol. Tanggal 27 September dipilih karena menandai awal musim di belahan bumi selatan dan berakhirnya musim ramai di belahan bumi utara,” beber advokat yang selalu aktif dalam dunia pariwisata itu.

    Dengan dibukanya kembali pariwisata, menurut Togar Situmorang dianggap menjadi cara yang dapat membantu memulai pemulihan dan pertumbuhan setiap negara, karena sejak merajalelanya wabah yang mematikan Covid-19 telah membuat terpuruk dalam lonjakan perekonomian dunia.

    “Menjelang dibukanya kembali gerbang pariwisata, setiap negara sudah membenahi banyak sektor demi pemulihan yang merata. Sementara masyarakat yang hidup di dekat objek wisata harus dapat menikmati dampak ekonominya. Dengan begitu, tujuan dari Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang bebas dari kemiskinan dan kesetaraan gender dalam sektor pariwisata dapat tercapai,” pungkas Togar Situmorang saat berada di kantor hukumnya yang baru di Jl. Raya Gumecik Gg. Melati Banjar No.8, By Pass Prof. IB. Mantra, Ketewel.

    Tim Redaksi

  • Night Club di Denpasar dan Badung Nekat Beroperasi Tengah Malam

    Night Club di Denpasar dan Badung Nekat Beroperasi Tengah Malam

    Denpasar [PH] ~ Pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya menggalakkan PPKM sebagai upaya menanggulangi wabah virus corona. Kita mengetahui badai ini masih belum selesai. Oleh sebab itu, kita harus tetap bisa waspada pada keadaan ini.

    Namun kenyataannya sekarang ini, banyak ditemukan dimasyarakat pelanggaran-pelanggaran prokes dan yang lebih mengerikan lagi, banyak klub-klub malam yang buka dan beroperasi, ini justru sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan kerumunan. Seperti beberapa klub malam yang buka di daerah Bali.

    Pemprov Bali yang tengah berjuang keras untuk menurunkan kasus covid-19 sepekan ini, sesuai arahan Menko Marves Luhut Binsar Pandjahitan, mendapat tantangan berat. Hal itu menyusul nekatnya sejumlah tempat dugem dan night club (klub malam) di Denpasar dan Kuta, Badung, yang beroperasi secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi serta melewati jam tutup pukul 21.00, diduga hingga tengah malam.

    Mengenai membandelnya pengusaha tepat hiburan semacam itu, Gubernur Bali Wayan  Koster, akhirnya angkat bicara. Dihubungi lewat WA, Gubernur Koster pada Kamis (9/9/2021), mengaku bahwa kafe, karaoke dan sejenisnya, sama sekali belum boleh buka selama PPKM Level 4. Hal ini sesuai dengan Instruksi Mendagri dan SE Gubernur. Jika ada tempat hiburan yang membandel, Gubernur mengatakan tak segan-segan mengambil tindakan tegas. Terlebih tempat dugem sangat berpotensi menimbulkan kerumunan serta penyebaran covid-19.

    Melihat hal itu, saya pribadi sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kiat-kiat dari Bapak Gubernur Bali terkait pelarangan atau dibukanya klub malam pada masa PPKM,” ungkap Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA.

    Togar Situmorang berharap pak Gubernur menindak mereka pemilik tempat hiburan malam tersebut seperti dilakukan Pemprop DKI terhadap Holiwings bahkan tidak tertutup kemungkinan izin akan dibekukan.

    Karena aturan Hukum dibuat agar dipatuhi bukan dilanggar bahkan diajak kucing-kucingan, nah cara seperti ini menimbulkan celah transaksional, maka bagi mereka pengusaha tidak taat ada penerapan berupa sanksi dari administrasi,sanksi denda bahkan penutupan sementara bahkan sanksi pidana terang “ Panglima Hukum” Togar Situmorang.

    Disini diperlukan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan menjaga keadaan ini supaya tidak lebih fatal lagi dan tidak tuntas penanganan Covid 19 ini.

    Dalam situasi seperti ini, saat kita sedang berusaha keluar dari krisis pandemi ini, mari bersama-sama untuk mematuhi ketentuan yang ada. Dimana Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No 13 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 di Bali, yang tak boleh beroperasi selama penerapan PPKM Level 4.

    Seharusnya dalam kondisi extra ordinary ini, sanksi yang didapat oleh klub malam tersebut harusnya tidak hanya denda melainkan bisa lebih tegas lagi yaitu penutupan ijinnya, sehingga akan memberikan efek jera untuk tempat hiburan malam lainnya,” tegas Togar Situmorang

    Saya menjadi heran, kenapa begitu nekat melaksanakan aktivitas itu padahal jelas kita masih dalam keadaan genting dan kesehatan adalah hal yang paling utama

    Ingat kesehatan itu mahal, dan tidak ada harganya. Saya sudah pernah merasakan keganasan dari kejamnya virus yang mengguncang dunia ini.

    Oleh sebab itu, ayo tertib dan jaga kesehatan masing-masing. Tetap mematuhi arahan Pemerintah terutama Protokol kesahatan harus benar-benar dipatuhi karena sangat berguna mencegah terkena virus corona tersebut. Dan stop membandel, patuhi Protokol kesehatan,” tutup CEO & Founder Law Firm “TOGAR SITUMORANG“ berkantor di Jl. Gatot Subroto Timur No.22, Denpasar Timur dan Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Gedung Piccadilly,Jakarta serta Kota Bandung di Jl. Terusan Jakarta No. 181, Ruko Harmoni, Kav 18, Antipani dan Jl. Pengalengan Raya No.355, Kabupaten Bandung, Jawa Barat atau Jl. Raya Gumecik,Gg Melati Banjar Gumecik No. 8, By Pass Prof. IB Mantra,Ketewel.

    Tim Redaksi PH

  • Togar Situmorang Dukung DBON Demi Peningkatan Prestasi dan Pembinaan Olahraga

    Togar Situmorang Dukung DBON Demi Peningkatan Prestasi dan Pembinaan Olahraga

    Denpasar [PH] ~ Hari Kamis, 9 September 2021 seluruh elemen Olahraga Indonesia akan menyambut peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang memasuki ke-38 tahun, juga menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jayapura, Papua tahun 2021.

    Advokat kondang Indonesia, Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA sangat mendukung upaya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang memperkenalkan Grand Design Olahraga Nasional atau disebut Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang akan dilaksanakan pada Haornas 9 September mendatang.

    “Desain besar atau DBON itu adalah arahan Presiden Joko Widodo, yang kemudian disusun Kemenpora bersama jajaran olahraga lainnya, termasuk pakar dan akademisi. Saya sangat mendukung upaya tersebut menuju prestasi yang lebih gemilang,” ujar Togar Situmorang yang juga menjabat Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Denpasar, Provinsi Bali.

    Dukungan Togar Situmorang terkait pemberitaan yang dilansir di laman resmi Kemenpora, dimana Menpora Zainudin Amali mengatakan, bahwa pihaknya akan secara resmi memperkenalkan Grand Design Olahraga Nasional atau Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pada 9 September bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38.

    “Tekad kami, tanggal 9 September 2021 kickoff Desain Besar Olahraga Nasional. Kami harapkan akan dilakukan langsung bapak presiden pada peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38,” kata Menpora Amali dalam Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kemenpora bersama PWI Pusat secara virtual, Rabu (1/9/2021).

    Lebih lanjut Togar Situmorang yang juga sebagai pemerhati kebijakan publik mengatakan, Desain Besar Olahraga Nasional itu sangat besar manfaatnya bagi semua olahragawan untuk meningkatkan prestasi di tingkat internasional dan menjadi lawan tangguh ketika berlaga atau bertanding di setiap cabang.

    “Desain besar itu sebagai pembinaan olahraga prestasi nasional secara berkelanjutan dan sistematis. Tentunya dengan pembinaan sesuai apa yang diperkenalkan dari desain itu, tentunya prestasi olahraga Indonesia di tingkat dunia, seperti yang baru-baru ini terlaksana di Jepang, Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade bisa meningkat lagi,” tegas Togar Situmorang yang akrab disapa ‘Panglima Hukum’ ini.

    Advokat kondang Indonesia yang memiliki kantor hukumnya di Jl. Gatot Subroto Timur No.22, Denpasar Timur dan Jl. Raya Gumecik, Gg Melati Banjar Gumecik No. 8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel. Sedang di DKI beralamat Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Gedung Piccadilly, Jakarta Selatan serta Kota Bandung di Jl. Terusan Jakarta No. 181, Ruko Harmoni, Kav 18, Antipani dan Jl. Pengalengan Raya No.355, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    “Semoga dan pasti kita berharap para atlet Indonesia dari seluruh cabang olahraga dapat berprestasi yang lebih cemerlang di tingkat Dunia, untuk itulah saya pribadi dan tim advokat yang tergabung di Law Firm Togar Situmorang mendukung upaya Desain Besar itu. Apalah lagi ada payung hukumnya yakni Peraturan Presiden (Perpres),” pungkas Togar Situmorang.

    Tim Redaksi

  • Bersatunya Tiga Organisasi Advokat Menjadi Solid dan Kuat

    Bersatunya Tiga Organisasi Advokat Menjadi Solid dan Kuat

    Denpasar ~ Upaya rekonsiliasi untuk penyatuan tiga kubu Organisasi Advokat bernama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang terhenti, nampaknya bakal kembali digaungkan. Pasalnya, Dewan Pimpinan Nasional Peradi (DPN Peradi) pimpinan Otto Hasibuan secara resmi melayangkan surat kepada Juniver Girsang dan Luhut MP Pangaribuan. Keduanya merupakan Ketua Umum Peradi Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) dan Ketua Umum Peradi Rumah Bersama Advokat (Peradi RBA).

    Surat yang diteken Ketua Umum DPN Peradi Prof Otto Hasibuan pada 12 Agustus 2021 ini intinya mengusulkan gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Bersama yang pernah disepakati sebelumnya tahun lalu. Hal ini berhubungan dengan adanya kesepakatan antara 3 Peradi di hadapan Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD dan Menkumham Yasonna H. Laoly untuk menyatukan Peradi pada 25 Februari 2020 lalu.

    Dalam surat itu, DPN Peradi bertekad memenuhi kesepakatan yang dibuat dan ditandatangani di hadapan Menkopolhukam dan Menkumham itu. DPN Peradi melihat adanya SK KMA No. 73/KMA/HK.01/IX/2015 tanggal 25 September 2015 tentang Penyumpahan Advokat, yang membolehkan calon advokat di luar Peradi disumpah oleh Pengadilan Tinggi berakibat kualitas seleksi advokat semakin menurun dan menimbulkan perpecahan di tubuh Peradi menjadi 3 organisasi.

    Tentunya Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA sangat setuju dan sangat mendukung penuh dari upaya mempersatukan ketiga organisasi tersebut menjadi satu dalam wadah tunggal Organisasi Advokat atau Singel Bar.

    Togar Situmorang (No.2 dari kiri) dan Darius Situmorang (paling kanan) saat bersama pengurus PERADI di kantor DPN PERADI Slipi – Jakarta.

    “Penyatuan dalam pandangan kami mewujudkan dan menegaskan kembali model organisasi Advokat Singel Bar sebagaimana diamanatkan UU No.18 Tahun 2003 tentang Advokat. Dengan pengertian organisasi advokat bisa lebih dari satu sejalan dengan asas kebebasan berserikat. Tapi, yang melaksanakan kewenangan sesuai UU Advokat hanya satu organisasi advokat,” demikian bunyi salah satu poin surat DPN Peradi yang diterima.

    Peradi telah membuat surat kepada Rekan Juniver Girsang dan Luhut MP Pangaribuan dan mengusulkan agar dilaksanakan Munas Bersama dengan cara one man one vote sebagaimana diinginkan keduanya.

    Pihaknya juga mengusulkan agar masing-masing Peradi mengajukan satu orang calon untuk dipilih dalam Munas tersebut. Bagi organisasi Peradi yang calonnya tidak terpilih wajib membubarkan diri termasuk cabang-cabang. Selanjutnya bergabung dengan Peradi yang calonnya terpilih jadi Ketua Umum Peradi. Nantinya, biaya Munas Bersama ini ditanggung bersama.

    “Masyarakatpun akan terasa nyaman dengan penyatuan ketiga organisasi Advokat tersebut, sehingga mencerminkan pengacara yang tetap terbaik di mata masyarakat, khususnya para klien. Hampir sebagian masyarakat ketika membutuhkan bantuan hukum kepada advokat dan kadang mereka bingung dan bertanya-tanya dengan keberadaan organisasi advokat,” ungkap Togar Situmorang.

    Banyak harapan disematkan terhadap pelaksanaan Munas III PERADI RBA kali ini. Terutama terkait pelaksanaan di saat pandemi Covid-19 yang belum juga mereda. Munas yang dilaksanakan secara daring menjadi tantangan tersendiri dan ajang pertunjukan kesiapan panitia secara teknis dalam menyelenggarakan Munas sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga secara Tata Tertib Munas yang telah disepakati.

    Advokat yang sering disapa “Panglima Hukum” ini mengingatkan, meski pelaksanaan Munas diselenggarakan secara daring, aspek-aspek yang berkaitan dengan hak partisipatif peserta Munas mesti diperhatikan. Oleh karena itu, saya sendiri mengingat pentingnya aturan main yang dapat menampung aspirasi semua pihak. Dia mensinyalir problem partispasi yang terhambat secara teknis bisa mengakibatkan munculnya disintegrasi di tengah-tengan

    Kami sebagai advokat sangat berharap dengan adanya Munas ini. Dengan tercapainya penyatuan Peradi ini diharapkan organisasi advokat menjadi solid dan kuat. Dengan adanya organisasi advokat yang kokoh akan berimplikasi positif kepada anggotanya. Sebab banyak sekali advokat yang dikriminalisasi seenaknya.

    Padahal advokat tersebut, sudah menjalankan tugasnya berdasarkan surat kuasa yang diberikan dan tidak terlepas dari Undang-Undang dan Kode Etik Advokat.

    “Jelas dengan adanya Undang-Undang dan Kode Etik ini adalah alat yang mengontrol para advokat dalam menjalankan tugasnya supaya tidak salah langkah,” tutup CEO & Founder Law Firm TOGAR SITUMORANG yang berkantor di Jl. Gatot Subroto Timur No.22, Denpasar Timur dan Jl. Raya Gumecik, Gg Melati Banjar Gumecik No. 8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel. Sedang di DKI beralamat Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Gedung Piccadilly, Jakarta Selatan serta Kota Bandung di Jl. Terusan Jakarta No. 181, Ruko Harmoni, Kav 18, Antipani dan Jl. Pengalengan Raya No.355, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    Tim Publikasi

  • 18 Agustus Sebagai Awal Meniti Jembatan Emas Kemerdekaan Indonesia Tepat HUT Togar Situmorang

    18 Agustus Sebagai Awal Meniti Jembatan Emas Kemerdekaan Indonesia Tepat HUT Togar Situmorang

    Denpasar [PH] ~ Advokat kondang Indonesia yang sangat dikenal di berbagai kalangan, ditengah-tengah aparat penegak hukum terutama di kalangan selebritis, dalam perayaan sederhana di Hari Ulang Tahunnya banyak menerima kiriman ucapan melalui WhatsApp, ada yang berbentuk video.

    Togar Situmorang, demikian nama advokat yang terkenal dan sangat disegani, kemarin Rabu 18 Agustus 2021 menerima surprise dari seluruh jajaran advokatnya di Denpasar, Bali, karena pada tanggal sesudah Dirgahayu Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021, advokat yang telah menyabet berbagai penghargaan itu berulang tahun.

    Tentu saja kebahagiaan menyelimuti advokat Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA dengan menerima ucapan genap merayakan hari ulang tahun yang ke 55. Apalagi saat perayaan ultah yang begitu sederhana di kantornya, Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar Timur, Provinsi Bali.

    Yang menjadi keistimewaan bagi Togar Situmorang pada perayaan ultahnya, yang memimpin do’a advokat kondang tersebut oleh Raja Pemecutan Bali, dengan penuh keberkahan, panjang umur, dijauhkan dari segala marabahaya dan penyakit, selain itu juga dihadiri Raja Puri Grenceng. Inilah yang menjadi kebanggaan dan surprise bagi Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA.

    “Saya pribadi merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena bisa merayakan hari ulang tahun saya yang ke 55 ini. Banyak cobaan yang diterima oleh saya tahun ini, salah satunya yaitu pernah terkena virus corona yang sangat berbahaya dan mematikan. Namun Puji Tuhan, saya bisa selamat dan bisa pulih kembali serta bisa kembali dengan keluarga dan orang-orang tercinta,” ungkap Togar Situmorang.

    Advokat berdarah Medan kelahiran Jakarta ini dikenal sebagai orang yang tangguh dalam menjalani hidup dan tidak mengenal putus asa berhasil membuat bangga orang tuanya dengan menjadikan dirinya sebagai Advokat papan atas yang bisa bersaing di tingkat Nasional.

    Karena dedikasi tinggi yang dimiliki seorang Togar Situmorang tidaklah heran banjir ucapan yang diterima dari keluarga besar, rekan advokat, Ormas, klien, ketua partai, kolega maupun dari rekan-rekan di instansi Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, TNI maupun aparat hukum lain termasuk anggota DPR RI di hari ulang tahunnya ke 55 tahun ini.

    Advokat Togar Situmorang tidak henti-hentinya mengucapkan syukur pada Tuhan Yesus atau Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat beliau saya bisa seperti ini keadaannya dan berharap semoga Tuhan selalu pakai dirinya untuk tegak Salib dimuka bumi dengan cara melayani masyarakat yang butuh bantuan hukum dengan Kasih.

    “Tentunya hal ini membuat saya mengerti kehidupan dan terbenak di hati saya bahwa nyawa itu hanya titipan oleh Tuhan yang bisa diambil oleh-Nya kapan saja. Oleh sebab itu, mari kita tetap ingat untuk selalu berbuat baik juga merendah menjadi pribadi sederhana serta bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan tanpa kita harus pamer harta atau pamer wanita dimuka umum,” imbuhnya.

    Togar Situmorang memang dikenal sebagai Advokat senior yang dikenal tegas serta tidak pandang bulu dalam hal menangani perkara Hukum. Tapi dibalik itu semua, sosok Togar adalah orang yang  bisa berfikir simpel dalam melihat berbagai persoalan sehingga dibeberapa perkara hukum kemenangan demi kemenangan telah diraihnya. Kelihaian dan kecermatan beliau dalam menganalisis suatu permasalahan atau kasus hukum memang tidak perlu diragukan lagi. Ini dibuktikan dengan banyaknya kasus yang ditangani dan berhasil membuat klien menang.

    Tanggal 17 Agustus 2021 adalah Hari KEMERDEKAAN INDONESIA yang ke-76 dan tanggal 18 Agustus 2021 adalah Hari KELAHIRAN Togar Situmorang yang ke-55. Itu merupakan hari yang sangat baik dan bersejarah. Karena seperti yang disampaikan Bung Karno, Bapak Proklamator Indonesia, bahwa kemerdekaan adalah JEMBATAN EMAS membangun Indonesia. Dan Tanggal 18 Agustus sehari setelah 17 Agustus adalah awal untuk meniti JEMBATAN EMAS tersebut. Makna simbolik kelahiran dari  Togar Situmorang di Tanggal 18 Agustus adalah Momentum mengawali Indonesia bangkit dari Keterpurukan Ekonomi, Sosial, Budaya Akibat COVID-19

    “Saya pribadi sangat bersyukur ‘Puji Tuhan’ sampai detik ini masih dikasih kesempatan untuk menatap dunia, menjalani aktivitas sebagai advokat dan masih bisa bersama dengan orang-orang yang saya cintai. Karena motto saya ‘Melayani Bukan Dilayani’ di canangkan, maka membantu masyarakat tidak pernah dilihat dari sisinya, tetap saya bantu dengan tenaga dan pikiran saya,” bebernya.

    “Puji Tuhan Yesus Kristus Atas Kasih dan BerkahNYA di Hari Ulang Tahun saya Togar Situmorang telah masuk usia 55 Tahun di 18 Agustus 2021, hari istimewa dan hari kebahagiaan bersama Keluarga Terkasih. Dan saya bersyukur kita masih bisa saling memiliki,” pungkas Chief Executive Officer (CEO) & Founder Law Firm TOGAR SITUMORANG, Bali, Jakarta dan Bandung.

    Alamat kantor Law Firm Togar Situmorang Jl. Prof. IB Mantra Gg Melati banjar Gumecik, Ketewel, Bali. Untuk alamat di DKI, Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Gedung Piccadilly, Jakarta Selatan. Sedang kantornya di Provinsi Jawa Barat, Jl. Terusan Jakarta No. 181, Ruko Harmoni, Kav 18, Antipani, Kota Bandung dan Jl. Pengalengan Raya No.355, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    Tim Redaksi PH

  • Ultah 55 Tahun Togar Situmorang Didoakan Raja Pemecutan Bali

    Ultah 55 Tahun Togar Situmorang Didoakan Raja Pemecutan Bali

    Denpasar ~ Togar Situmorang adalah seorang advokat kondang Indonesia yang sangat dikenal di berbagai kalangan, ditengah-tengah aparat penegak hukum terutama di kalangan selebritis, dalam perayaan sederhana di Hari Ulang Tahunnya banyak menerima kiriman ucapan melalui WhatsApp, bahkan ada yang berbentuk video.

    Pemimpin Law Firm Togar Situmorang yang juga sebagai pendiri Pusat Bantuan Hukum (PBH) Panglima Hukum yang memang sangat disegani di berbagai kalangan itu, kemarin Rabu 18 Agustus 2021 menerima surprise dari seluruh jajaran advokatnya di Denpasar, Bali, karena pada tanggal sesudah Dirgahayu Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021, advokat yang telah menyabet berbagai penghargaan itu berulang tahun.

    Tentu saja kebahagiaan menyelimuti advokat Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA dengan menerima ucapan genap merayakan hari ulang tahun yang ke 55. Apalagi saat perayaan ultah yang begitu sederhana di kantornya, Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar Timur, Provinsi Bali.

    Yang menjadi keistimewaan bagi Togar Situmorang pada perayaan ultahnya, yang memimpin do’a advokat kondang tersebut oleh Raja Pemecutan Bali, dengan penuh keberkahan, panjang umur, dijauhkan dari segala marabahaya dan penyakit, selain itu juga dihadiri Raja Puri Grenceng. Inilah yang menjadi kebanggaan dan surprise bagi Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA.

    Raja Pemecutan Bali yang memimpin do’a di hari Ulang Tahun Togar Situmorang, Rabu kemarin (18/8/2021).

    “Saya pribadi merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena bisa merayakan hari ulang tahun saya yang ke 55 ini. Banyak cobaan yang diterima oleh saya tahun ini, salah satunya yaitu pernah terkena virus corona yang sangat berbahaya dan mematikan. Namun Puji Tuhan, saya bisa selamat dan bisa pulih kembali serta bisa kembali dengan keluarga dan orang-orang tercinta,” ungkap Togar Situmorang.

    Advokat berdarah Medan kelahiran Jakarta ini dikenal sebagai orang yang tangguh dalam menjalani hidup dan tidak mengenal putus asa berhasil membuat bangga orang tuanya dengan menjadikan dirinya sebagai Advokat papan atas yang bisa bersaing di tingkat Nasional.

    Karena dedikasi tinggi yang dimiliki seorang Togar Situmorang tidaklah heran banjir ucapan yang diterima dari keluarga besar, rekan advokat, Ormas, klien, ketua partai, kolega maupun dari rekan-rekan di instansi Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, TNI maupun aparat hukum lain termasuk anggota DPR RI di hari ulang tahunnya ke 55 tahun ini.

    Advokat Togar Situmorang tidak henti-hentinya mengucapkan syukur pada Tuhan Yesus atau Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat beliau saya bisa seperti ini keadaannya dan berharap semoga Tuhan selalu pakai dirinya untuk tegak Salib dimuka bumi dengan cara melayani masyarakat yang butuh bantuan hukum dengan Kasih.

    “Tentunya hal ini membuat saya mengerti kehidupan dan terbenak di hati saya bahwa nyawa itu hanya titipan oleh Tuhan yang bisa diambil oleh-Nya kapan saja. Oleh sebab itu, mari kita tetap ingat untuk selalu berbuat baik juga merendah menjadi pribadi sederhana serta bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan tanpa kita harus pamer harta atau pamer wanita dimuka umum,” imbuhnya.

    Togar Situmorang memang dikenal sebagai Advokat senior yang dikenal tegas serta tidak pandang bulu dalam hal menangani perkara Hukum. Tapi dibalik itu semua, sosok Togar adalah orang yang  bisa berfikir simpel dalam melihat berbagai persoalan sehingga dibeberapa perkara hukum kemenangan demi kemenangan telah diraihnya. Kelihaian dan kecermatan beliau dalam menganalisis suatu permasalahan atau kasus hukum memang tidak perlu diragukan lagi. Ini dibuktikan dengan banyaknya kasus yang ditangani dan berhasil membuat klien menang.

    Tanggal 17 Agustus 2021 adalah Hari KEMERDEKAAN INDONESIA yang ke-76 dan tanggal 18 Agustus 2021 adalah Hari KELAHIRAN Togar Situmorang yang ke-55. Itu merupakan hari yang sangat baik dan bersejarah. Karena seperti yang disampaikan Bung Karno, Bapak Proklamator Indonesia, bahwa kemerdekaan adalah JEMBATAN EMAS membangun Indonesia. Dan Tanggal 18 Agustus sehari setelah 17 Agustus adalah awal untuk meniti JEMBATAN EMAS tersebut. Makna simbolik kelahiran dari  Togar Situmorang di Tanggal 18 Agustus adalah Momentum mengawali Indonesia bangkit dari Keterpurukan Ekonomi, Sosial, Budaya Akibat COVID-19

    “Saya pribadi sangat bersyukur ‘Puji Tuhan’ sampai detik ini masih dikasih kesempatan untuk menatap dunia, menjalani aktivitas sebagai advokat dan masih bisa bersama dengan orang-orang yang saya cintai. Karena motto saya ‘Melayani Bukan Dilayani’ di canangkan, maka membantu masyarakat tidak pernah dilihat dari sisinya, tetap saya bantu dengan tenaga dan pikiran saya,” bebernya.

    “Puji Tuhan Yesus Kristus Atas Kasih dan BerkahNYA di Hari Ulang Tahun saya Togar Situmorang telah masuk usia 55 Tahun di 18 Agustus 2021, hari istimewa dan hari kebahagiaan bersama Keluarga Terkasih. Dan saya bersyukur kita masih bisa saling memiliki,” pungkas Chief Executive Officer (CEO) & Founder Law Firm TOGAR SITUMORANG, Bali, Jakarta dan Bandung.

    Alamat kantor Law Firm Togar Situmorang Jl. Prof. IB Mantra Gg Melati banjar Gumecik, Ketewel, Bali. Untuk alamat di DKI, Jl. Kemang Selatan Raya No.99, Gedung Piccadilly, Jakarta Selatan. Sedang kantornya di Provinsi Jawa Barat, Jl. Terusan Jakarta No. 181, Ruko Harmoni, Kav 18, Antipani, Kota Bandung dan Jl. Pengalengan Raya No.355, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    Tim Publikasi Lawfirm TS

  • Dirgahayu ke-76 Kemerdekaan RI Keadilan dalam Bidang Hukum Masih Tumpul Keatas

    Dirgahayu ke-76 Kemerdekaan RI Keadilan dalam Bidang Hukum Masih Tumpul Keatas

    Denpasar [PH] ✓ Memasuki tahun kedua di era pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, dirasakan begitu pahit bagi rakyat di seluruh pelosok negeri.

    KLIK DISINI — ucapan HUT RI ke-76

    Betapa tidak, ketika gegap gempita rakyat merayakan Hari Ulang Tahun negaranya dengan suka cita, mulai dari anak TK hingga orang tua dan tidak pandang dari golongan apapun menyambut kemerdekaan RI, itulah yang terakhir kita rasakan di tahun 2019.

    Tahun 2020 dan tahun 2021 terasa sekali 180 derajat, kita tak merasakan suka ria warna warni dan ribuan asesoris merah putih mewarnai pesta kemerdekaan RI di seluruh pelosok daerah Nusantara ini.

    Begitu juga dengan bidang hukum di negeri ini, tetap tajam ke bawah tumpul ke atas. Para penegak hukum yang cenderung mengabaikan rasa keadilan dan menggunakan instrumen hukum sebagai alat kekuasaan, baik bagi penguasa atau bagi golongan-golongan masyarakat tertentu yang mempunyai kekuatan, baik finansial, jabatan, relasi, dan kekuatan lainnya.

    Hal itulah yang dirasakan dan terlihat oleh advokat kondang Indonesia, Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA, sejak pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan sendi-sendi kehidupan rakyat, berbagai kebijakan seperti PSBB, PPKM hingga PPKM Darurat pun menjadikan perekenomian Indonesia turut terpuruk.

    “Memang tahun 2020 dan 2021, bahwa perayaan kemerdekaan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya mengingat Indonesia tengah dilanda wabah Covid-19. Selama pandemi berlangsung, menjaga jarak fisik (physical distancing) dari orang lain merupakan salah satu protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah Indonesia demi memutus mata rantai penularan virus Corona,” ujar Togar Situmorang di Denpasar Bali.

    Seperti dilansir dari berbagai media online, Senin malam (16/8/2021) menjelang detik-detik hari ulang tahun kemerdekaan RI Togar Situmorang mengatakan, negara kita sudah menginjakkan umur yang sudah sangat dewasa, namun banyak persoalan-persoalan bangsa yang sampai saat ini masih menjadi polemik yang tak henti-henti.

    “Saya pribadi Togar Situmorang sekaligus seorang Advokat menilai dimasa Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 ini, penegakan hukum masih dirasa belum sepenuhnya maksimal. Law inforcement belum bisa direalisasikan dan diaplikasikan dalam praktik-praktik dengan baik, bahkan cenderung semakin ‘kacau’ dalam penegakannya dan menimbulkan kegaduhan yang luar biasa di Negara Hukum ini,” tegas Togar Situmorang.

    Pria keturunan Medan kelahiran Jakarta dari pasangan alm. Lasman Situmorang dengan Rosma Uli Gultom ini mengatakan, masih hanya dalam angan-angan persamaan hukum (equality before the law) bagi masyarakat kita semua, tercermin dengan masih adanya diskriminasi, kriminalisasi, dan sebagainya.

    Togar Situmorang pun mengajak semua pihak agar berbenah diri atas semua kesulitan maupun masalah yang ada di negeri ini. Makna kemerdekaan Indonesia tentu tidak hanya sekedar kalimat kosong tanpa arti, namun di dalamnya terdapat sejarah panjang penuh perjuangan tanpa henti.

    “Semoga dengan kita menyambut hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-76 ini, berdo’a bersama kepada Tuhan Yang Maha Mengatur Segalanya, virus Corona musnah dari muka bumi ini. Sehingga kerinduan merayakan Dirgahayu RI bisa kita rasakan kembali, dan keadilan tetap ditegakkan walaupun langit runtuh. Tak peduli dunia sedang diguncang badai, pandemi, ganasnya wabah mematikan, maka pantang hukum meletakkan mahkotanya,” tambah Togar Situmorang.

    Advokat kondang Indonesia yang telah menyabet berbagai penghargaan itu mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76. “Dengan memperingati HUT RI di tanggal 17 Agustus 2021 ini, saya menegaskan, fiat justitia ruat caelum segawat apapun hukum harus tetap berdiri tegak tak tergoyahkan, keadilan harus sama tak pandang bulu,” pungkas CEO & Founder Law Firm Togar Situmorang itu yang memiliki kantor hukumnya di Bali, Jakarta dan Bandung.

    Law Firm Togar Situmorang Bali; Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar Timur dan Jl. Teuku Umar Barat No.10 Permata Cargo, Denpasar Barat. Kantornya di DKI, Jl. Kemang Selatan Raya No.99 gedung Piccadilly, Jakarta Selatan.

    Sedang untuk Provinsi Jawa Barat, Jl. Raya Pangalengan No.355 Kp. Bojong Raya, Kecamatan Pangelangan, Kabupaten Bandung dan Jl. Terusan Jakarta No.181 Ruko Harmoni Kav.18 Antapani, Kota Bandung.

    Redaksi PH

  • Jakarta Masih Belum Sepenuhnya Tatanan Hukum Berjalan Walau Indonesia 76 Tahun Merdeka

    Jakarta Masih Belum Sepenuhnya Tatanan Hukum Berjalan Walau Indonesia 76 Tahun Merdeka

    Jakarta [PH] – Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2021 merayakan hari jadinya kemerdekaan yang ke-76, namun dalam tatanan hukum belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat dalam kehidupan yang mendapat masalah atau kasus yang dihadapi hingga tidak sedikit yang takut untuk melanjutkannya di meja hijau atau Pengadilan.

    Hal itu disampaikan advokat Darius Situmorang, SH sebagai Partner dan Head Branch Office (HBO) Law Firm Togar Situmorang Jakarta yang beralamat di Jl. Kemang Selatan Raya No.99 gedung Piccadilly, Jakarta Selatan.

    “Tatanan atau aturan hukum masih belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat, sehingga ketika dalam tindak pidana ataupun gugatan perkara perdata, seperti adanya dilema dan ada rasa ketakutan untuk dilanjutkan ke persidangan. Padahal demi keadilan dalam suatu perkara harus diselesaikan,” tegas Darius Situmorang yang akrab disapa ‘Satria Hukum’.

    Pria keturunan Medan kelahiran Jakarta ini kepada para wartawan mengatakan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah berusia 76 Tahun dalam kemerdekaannya. Dalam menghadapi ganasnya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tetap terus Tumbuh dan Tangguh dalam menghadapi situasi yang sangat sulit ini.

    Ucapan HUT RI silahkan KLIK DISINI

    “Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh. Jelas secara global untuk membangkitkan semangat seluruh elemen masyarakat untuk tetap tangguh dalam menghadapi segala cobaan dengan menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan yang kuat. Begitu juga dalam tatanan hukum di Indonesia pun harus tetap tangguh dalam menumbuhkembangkan rasa keadilan kepada masyarakat,” ujar Pria yang lahir dari pasangan Alm. Lasman Situmorang dengan Rosma Uli Gultom.

    Sebagai pimpinan di Kantor Hukum Law Firm Togar Situmorang Jakarta, Darius Situmorang SH bersama seluruh tim advokat bersama staf memberikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76. “17 Agustus merupakan hari sejarah dalam meraih kemerdekaan, mari kita songsong masa depan tanpa Virus Corona, karena bangsa yang kuat adalah bangsa yang besar,” pungkas Darius Situmorang.

    Tim Redaksi PH

     

  • Perjuangan Togar Situmorang Melawan Corona 16 Hari di ICU RS Bali Mandara

    Perjuangan Togar Situmorang Melawan Corona 16 Hari di ICU RS Bali Mandara

    Denpasar [PH] ~ Semenjak terkuaknya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang dimulainya dari Kota Wuhan tempat kasus pertama Covid-19 ditemukan berjenis SARS-CoV-2, seluruh pelosok Indonesia terkena dan sejak 17 April 2020 Pembatasan Sosial Berskala Besar diberlakukan.

    Karena masih merajalelanya virus Corona yang kasusnya meningkat secara signifikan, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 11 Januari 2021 dijalankan. Sedang vaksinasi yang di programkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI berjalan cukup sukses, walau masyarakat masih ada yang belum mendapatkannya.

    Banyak yang pro dan kontra atau percaya dan tidak terhadap virus yang mematikan tersebut, khususnya melalui media sosial (Medsos). Namun hampir semua yang sembuh dari Covid-19 merasakan bersyukur, karena perjuangan untuk tetap sehat sangat berharga dan mahal harganya (dibaca mahal = sangat penting bagi kesehatan – Red).

    Chief Executive Officer (CEO) & Founder Togar Situmorang, SH., MH., MAP., C.Med., CLA sebagai advokat kondang senior berjuang selama 16 hari melawan keganasan Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Bali Mandara sejak Selasa 29 Juni 2021. Sebelumnya ia melakukan isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR tanggal 23 Juni 2021.

    “Tanggal 23 (Juni) PCR hasilnya positif. Saya isolasi mandiri, sampai tanggal 29 (Juni) malam sudah gak kuat. Nafas sesak, kepala muter, dunia kayak kiamat dan badan sudah gak bisa gerak. Makanya malam itu jam 12 langsung dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara,” jelas Togar Situmorang seperti dilansir dari Media Metro Indonesia Online.

    Seluruh jajaran advokat, karyawan dan staf kantor hukum Law Firm Togar Situmorang yang berada di Bali, Jakarta dan Bandung tak henti-hentinya terus berdo’a dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Pencipta agar pimpinannya Togar Situmorang, SH, MH, MAP, C.Med, CLA, sembuh dari penyakit Covid-19.

    Dimana lokasi kantor Law Firm Togar Situmorang, Jl. Tukad Citarum No.5A Renon, Denpasar Selatan. Jl. Gatot Subroto Timur No.22 Denpasar Timur. Jl. Teuku Umar Barat No.10 Permata Cargo, Denpasar Barat. Jl. Kemang Selatan Raya No.99 gedung Piccadilly, Jakarta Selatan dan Jl. Raya Pangalengan No.355 Bandung Selatan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    Pria keturunan Medan kelahiran Jakarta itu menegaskan, bahwa Covid-19 jangan dianggap sepele. Menurutnya, virus itu ada dan ia sendiri menjadi korban keganasan virus ini. “Covid-19 itu ada. Jangan kita anggap sepele. Yang bilang Covid-19 ga ada itu penjahat kemanusiaan!” ujar Togar Situmorang, dalam video testimoninya setelah lolos dari virus mematikan itu.

    Sejak di RS Bali Mandara, Togar Situmorang membeberkan kisahnya. “Saya mulai ditanganin sekitar jam 3 pagi (30 Juni), dipindah ke kamar lantau 3 Sal Jepun. Tetapi jam 5 pagi subuh dipindah ke ICU, karena kondisi saya makin memburuk. Mulai saat itu di ICU berjuang melawan Covid-19,” paparnya.

    Setelah sekitar 16 hari melawan maut di ICU Rumah Sakit Bali Mandara, Togar Situmorang akhirnya diperbolehkan dirawat di ruangan umum. Kondisinya pun semakin membaik, dan rasa syukur yang luar biasa tertumpah dan tentunya tetap menjaga yang sudah menjadi ketentuan yakni 3-M.

    “Ini semua mukjizat bagi saya. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada dokter dan perawat yang luar biasa menolong saya. Hanya Tuhan yang bisa membalas kalian,” tutur Togar Situmorang yang selalu akrab dengan siapa saja dan biasa disapa ‘Panglima Hukum’. Togar Situmorang pun mengajak masyarakat, untuk menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19. Masyarakat juga wajib mengikuti saran pemerintah terkait protokol kesehatan.

    “Kesaksian bahwa Tuhan Yesus telah menyelamatkan, makanya saya menentang yang bilang Covid 19 tidak ada, apalagi komen dengan teori-teori yang gak ada dasar yang dilakukan orang intelek sehingga buat gaduh, itu adalah Kejahatan Manusia yang tidak ada sifat Kemanusiaan. Karena sudah banyak korban bahkan meninggal dan masyarakat terkena Covid 19 tergeletak di lorong-lorong dimana letak Hati Nurani kalian dengan seenaknya mengatakan Covid 19 tidak ada,” ungkapnya dengan nada geram.

    Advokat Togar Situmorang mengimbau kepada seluruh pembaca yang budiman dan seluruh masyarakat. “Jaga diri kita. Jalankan protokol kesehatan yang disarankan pemerintah. Jangan lupa untuk untuk selalu dekat dengan Tuhan, karena DIA selalu ada buat kita,” tambahnya.

    Berbagi Pengalaman

    Togar Situmorang juga membagikan pengalamannya kepada mereka yang terpapar Covid-19, sebagaimana saran dokter selama dirinya dirawat di rumah sakit.

    Pertama, posisi tidur miring (kiri atau kanan).

    Kedua, menepuk dada perlahan dengan tangan dikepal, telapak tangan dan ujung-ujung jari masing-masing sebanyak 30 kali.

    Ketiga, menarik nafas panjang secara perlahan sebanyak 30 kali. Keempat, bernafas dengan cepat dan panjang juga sebanyak 30 kali.

    Nach Lihat Nich YouTube Togar Situmorang, KLIK DISINI

    PH ~ Tim

  • Romi SH Kagumi Togar Situmorang Sangat Dikenal di Kalangan Pengacara Bandung

    Romi SH Kagumi Togar Situmorang Sangat Dikenal di Kalangan Pengacara Bandung

    Bandung [PH] ~ Advokat Romi SH selaku Partner Law Firm Togar Situmorang cabang Bandung, Jawa Barat begitu mengagumi sosok Togar Situmorang., SH., MH., MAP., C.Med., CLA sebagai advokat yang sangat dikenal di kalangan pengacara yang berada di Bandung.

    Saat bertemu dengan beberapa advokat di sebuah hotel Bandung pada acara yang digelar, Romi SH memperkenalkan diri dan sekaligus yang dipercaya Togar Situmorang untuk menjadi Kepala Kantor Hukumnya di Bandung.

    “Ternyata nama Togar Situmorang begitu terkenal di mata para advokat khususnya di bidang hukum, seperti Dr. Maruli Situmeang, SH., MH dan Dr. Musa Darwin Pane, SH., MH,” ujar Romi SH yang dikirim releasenya ke Media Panglima Hukum, Minggu (30/05/2021).

    Romi SH mengatakan, bahwa kantor Law Firm Togar Situmorang Bandung beralamat di Jl. Raya Pangelangan No.355 Kampung Bojong Raya, Kecamatan Pangelangan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    “Mereka berkirim salam dengan Pak Togar Situmorang melalui saya, tentunya rasa kebersamaan terus terjalin. Bahkan saya menerima telepon dari Pak Togar Situmorang saat pembicaraan Pak Musa Darwin Pane, walau nanti saling berhadap-hadapan saat sidang secara profesional, tetapi kebersamaan harus tetap terjaga,” papar advokat Romi SH.

    Advokat muda berasal dari Sumatera Selatan itu lebih lanjut mengatakan, dengan memperkenalkan dirinya itu menjadi nilai plus tersendiri bagi Romi SH.

    “Semoga dengan keberadaan kantor hukum Togar Situmorang di Bandung mampu membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, tidak hanya di Bandung Selatan, tetapi juga di seluruh pelosok Kota Bandung,” pungkas Romi SH.

    Adapun bagi masyarakat Bandung yang ingin membutuhkan bantuan hukum dan konsultasi tentang hukum, baik perkara perdata maupun pidana silahkan datang ke kantor Law Firm Togar Situmorang cabang Bandung seperti alamat yang disebutkan di atas dan silahkan telpon ke 0812 8478 5686.

    PH ~ I Putu Sukayasa